Dulu, jamannya masih kuliah, pengen nama Hafidz, artinya penghafal Al Quran...Kemudian muncul nama Gumilang, atau Bahdar, atau Ahsan...
Dulu, jamannya masih kuliah, pengen nama Hafidz, artinya penghafal Al Quran...Kemudian muncul nama Gumilang, atau Bahdar, atau Ahsan...
Entah kenapa tiba-tiba
pengen nulis. Nggak hanya pengen nambah-nambahi post di blog kaya
tulisan-tulisan sebelum ini, hehehe... Malam ini, 09012012... sebentar,
kayaknya sepupuku ulang tahun, dan aku baru sadar... sms dulu dehh...
DengDong, nggak punya nomor Hpnya... #2000x serius... Buka FB dulu
dehh... Ehh, barusan tek liat di handphone, ada ternyata... kuucapkan
kalimat ucapan ulang tahun standard, maklum, i am not a poet...
Balasannya menyedihkan... “siapa ini yaa?” intinya gitu lahhh,, Katanya
Hpnya habis direset... Semoga g bohong. Kalo aku sih biasanya cari
alasan kayak gitu buat sopan-sopan aja, dan dalam hati merasa begitu
bersalah... Semoga dia tidak, semoga aku yang keliru... Jangan sampai,
ahhhh sudahlah, nggak usah menduga!Malam ini, 09012012... hujan, dingin... Senin yang cukup santai menurutku. Pagi jam 9, bos ada rapat diluar, balik kantor sebentar, jam 2 siang ada rapat lagi sampai jam 5 sore... Padahal baru aja masuk dari cuti agak panjangnya... two thumbs dehhh... Pokoknya instansiku ini jangan dinilai dari kabar yang beredar di koran. You have to observe before saying anything bout my office... Soal Grammar soal Makna nggak make sense, terserah, penting aku mau belajar bahasa inggris... #resolusi2012-01-09
Malam ini spesial, aku ikut kajian di masjid sebelah kampus STAN, Masjid An Nasr Bintaro tepatnya. Dapet ajakan dari temen yang kadang nyebelin banget dan kadang baik banget... :D.. Kata pak Agus, temen sekantorku, gara-gara kayak gitu, kita malah jadi akrab... Iya juga sih.. Aku punya temen yang aku istilahkan “batu baterai rusak”. Dua baik semuanya. Pinter, rajin, rapi, pokoknya positiffff semua... Satu kutub, negatifnya nggak ada. Mana ada baterai kutub positif doank bisa menyalakan lampu... :D... Dasar baterai soak... :p... Pernah satu kejadian kita main poker bersama, yang menang berhak mencoretkan arang ke muka yang kalah. Dan meskipun dia sudah comang cameng, ketika dia menang, dia tidak tega membalas. Yaaa Ampun, beruntung banget istrinya nanti yaaa... Semoga dia dapet istri sebaik dia juga... Naaahhh, sama dia masih suka ada rikuh-rikuhnya meskipun aku pasti bakal dibantu dia, diajak yang nyleneh-nyleneh juga kadang nggak mau... Kalo yang satu ini, aku minta tolong apa, nggak rikuh... Enak kalo dimintai bantuan, meski kadang keras kepala minta ampun... Intinya malam ini aku ikut kajian... Asyik juga, nambah pengetahuan agama, besok-besok ikut lagi ahhhh... Daripada pulang ke rumah, sendiri... alone... sendiri... alone... Oiya, aku belum sempet cerita seputar KPR yang sudah setengah tahun ini menyedot perhatianku... Aku pikir difloorkan saja, asal nggak ada niat sombong, Just sharing, sapa tau you can take information, ato lebih aware dalam memilih rumah, ato... #kemenggreshh...
22.40.... dua puluh menit lagi pokoknya bersambung...
Lanjut dengan beli wajan di GIANT... wajan di rumah lengket, gampang gosong, pokoknya nggak asik banget lahhh... dulu pas beli harganya berapa yaa? Jadi pengen maluuu, murah njaluk apik... di sana nggak sengaja ketemu mas rio dan mas gigih, temen sekosku dulu... yaaa, dulu... Sedih rasanya, pengen pulang bareng mereka, di rumah aku sendiri, paling smsan... Telpon emang aku usahkan minimalkan banget... Bukan ke hematnya, tapi belum bolehhh... Tunggu sudah halal, :D.... mereka pasti mo cari apel, ato jeruk, yang biasanya promo.. ditimbun di kulkas untuk seminggu... Apal banget kelakuan mereka, meskipun hanya setahun bersama... :D Kebetulan aku udahan, just say hello dan pergi. Agak malu juga nenteng keranjang isinya wajan... Jadi, ngacir aja dehhhh...
Hujan sepanjang jalan dan sampailah di rumah. Buka mantel, buka pintu, assalamu’alaikum dalam hati. Sunyi !!! Sepi !!! Sendiri !!! Selalu saja kesepian, dan terus teringat mereka yang di kosan... Lagi ngapain mereka? Nonton tivi bareng-barengkah? Kapan weekend tiba... Kadang, aku cari-cari alasan untuk bisa ke sana. Just two hours or more, udah bisa seneng... Nyalakan Speaker, sambung ke HP, music dinyalakan. Mood langsung berubah gara-gara MLTR – Only Way Street... Itulah judul postinganku kali ini... Nggak nyambung yaaa??? Ini namanya paragraf deduktif... Intinya ada di kalimat terakhir... :D
Apa yaaa? Sebentar, saya copy-kan dari tweet-ku dulu kemarin-kemarin... :p
1. Kalem 2. Bicara berbobot #resolusi 2012
1. Sholat Berjamaah 2. Sholat Sunnah 3. Puasa Sunnah #resolusi 2012
1. Talk less Do More 2. Sekarang, Bukan Nanti! #resolusi 2012
1. Berat Badan 56kg 2. Donor darah #resolusi 2012
1. Status FB setahun <= 500 #resolusi 2012
tambah satu lagi deh... post blog berapa judul ya dalam setahun? :D
50 aja deh, ato kebanyakan ya...
Yasudah, kita laksanakan sekarang deh...
_____:ngacir ambil air wudhu, dhuha dulu.... :D
bagi saya, menikmati hidup tak harus menginap di resort yang view-nya langsung menghadap ke pantai. tak harus berice skating di mall termewah di jakarta, tak harus dinner ala italian... bagi saya, menikmati hidup cukup dengan segelas teh manis hangat dan mendoan di pagi hari...
Pagi tadi, nine-one-one, saya nyampe juga di Bintaro. Arus balik setelah setengah bulan lebih hibernasi di kampung. Nggak hibernasi juga sih, Kakak Perempuanku menikah. Sebagai saudara satu-satunya, orang gila kali yang nggak dateng menghadiri... Hajatan ala desa, bukan yang sehari di gedung sewa, tapi dua hari tiga malam di rumah sendiri... Rumah isinya tetangga dan saudara, pada rewang, rumah rasanya crowded banget, kotor dan penuh sesak oleh makanan hidangan buat para tamu undangan.
Hehehe, alhamdulillah yaaa, saudara pada guyup rukun...
*latah gaya syahrini
Malam ini, mau sekadar ngepost entri. Buat ngerayain yang namanya HSDPA dan WiFi datang kembali. Selamat berjumpa lagiiiii... :D
****bersambung isya dulu...
Seperti apa Belanda dan Jepang di mata anda?
Posted: Sabtu, 13 Agustus 2011 by Unknown in Label: opiniDan Jepang, sejarah menga
takan, mereka lebih kejam dari Belanda. Meskipun hanya sekitar 3,5 tahun berkuasa, namun penjajahan mereka terhadap Indonesia lebih kejam. Awalnya mereka datang ke Indonesia dengan tiga slogan, Jepang Cahaya Asia, Jepang Pemimpian Asia dan Jepang Pelindung Asia. Namun, lama kelamaan mereka menunjukan tujuan awal mereka, yaitu menguasai Indonesia. Bukan hanya fisik yang dijajah, tapi lebih dari itu. Banyak kaum wanita yang dijadikan "pemuas" nafsu para tentara-tentara Jepang waktu itu. Dan sekarang mereka masih banyak yang hidup... Menyedihkan, sengsara di negerinya sendiri...
Sejarah kelam telah berlalu. Lantas apakah sekarang kita harus marah dan balas dendam kepada kedua negara tersebut? Atau kah dengan cara-cara lain yang lebih beradab?
Sekarang Indonesia telah berdamai dengan Jepang dan Belanda. Lebih dari itu, Indonesia telah menjalin hubungan diplomatik yang erat dengan keduanya. Jepang dan Belanda-pun telah banyak memberikan bantuan kepada Indonesia, baik berupa pampasan perang (sebuah bantuan dari negara penjajah kepada negara yang dijajah), investasi, beragam fasilitas, sampai beasiswa sekolah gratis...
Tak perlulah menyesali masa lalu... Apa yang terjadi haruslah menjadi sebuah pelajaran berharga untuk Indonesia... Untuk menjadi lebih baik lagi, bukan hanya memanfaatkan bekas-bekas peninggalan Jepang dan Belanda, tapi harus menciptakan dan mengembangkan sendiri. Sebagai contoh, kereta api dan perkebunan... Terus terang, banyak yang kecewa dengan kondisi Indonesia saat ini terhadap dua hal tersebut... Sekarang, para penjajah tak lagi mereka bangsa lain, tapi dari kalangan kita sendiri. Mereka lahir dari bangsa sendiri, para koruptor yang tega-teganya menjajah rakyatnya sendiri... Miris sekali, lebih sakit dibanding dijajah negara lain...
Sekitar sebulan yang lalu, saya sempat berbincang-bincang dengan teman saya yang baru selesai belajar di Jepang. Dia bilang bahwa rakyat Jepang, mereka tidak pernah tau menahu bahwa negaranya telah menjajah Indonesia. Dia balik bertanya, "kamu sadar tidak kalau kamu dituduh rakyat Timor Leste, bahwa kamu juga telah menjajah mereka"
#glekkk... sambil garuk-garuk kepala... Meskipun saya langsung mengernyitkan dahi tanda nggak setuju. Sesuatu yang sangat berbeda dan menurutku tak seharusnya dicompare...
Bagaimana pendapat anda?
###posting ini tidaklah untuk tujuan apapun###
###just for sharing, untuk Indonesia yang lebih baik###
-I and You Shouldbebetter-
